• MT. AL - IKHLAS BUKIT AYU LESTARI Media berbagi informasi & kegiatan yang diselenggarakan oleh MAJELIS TAKLIM AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI dengan tambahan bacaan dari dan/atau sumber lain.

    MT.AL - IKHLAS BUKIT AYU LESTARI

    MT.AL - IKHLAS BUKIT AYU LESTARI

    Sunday, January 22, 2017

    SEJARAH DAN PERJALANAN BERDIRINYA MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI


    Assalamualaikum wr.wb

    Sekedar merefresh dan mengingat kembali  awal cikal bakal serta perjalanan indah MT.AL 
    IKHLAS BUKIT AYU LESTARI,mungkin ada bnyak kisah dalam perjalanan ini yg tidak 
    termuat dengan berbagai macam alasan,bisa karena alasan etika,nama baik,pantas atau tidak 
    pantas ataupun alasan lain yg tidak tersebutkan.
    Kilas balik perjalanan MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI ini didokumentasikan 
    hanya sebagai informasi dan diharapkan bisa menjadi pemacu semangat seluruh Jemaah 
    MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI agar lebih mencintai Majelis ini 
    serta bersatu padu mengembangkannya supaya bisa memberikan manfaat lebih banyak 
    bagi anggota dan masyarakat muslim  yang ada di BUKIT AYU LESTARI dan sekitarnya.
    Berikut sejarah awal berdirinya MT.AL IKHLAS (Bapak- Bapak) BUKIT AYU LESTARI :

    Ƙ  LATAR BELAKANG DAN SEJARAH AWAL
    Berawal dari suatu musibah pada tahun 2009 yang menimpa salah satu warga RT.01 
    RW 18 Bukit Ayu Lestari,yaitu salah seorang warga meninggal mendadak karena terjatuh 
    dikamar mandi dan diindikasikan oleh petugas medis sebagai serangan jantung.
    Kejadian tersebut terjadi pada pagi hari ,sehingga agak sulit untuk menemui siapa atau 
    minta tolong kepada siapa,seperti kita ketahui bersama masyarakat umum maupun tokoh 
    masyarakat & tokoh agama di Batam ini kalau pagi semua sedang sibuk.  Namun begitu 
    pada waktunya semua urusan penyelenggaraan jenazah tetap terlaksana dengan baik.
    Nah,pada saat sebelum penanganan jenazah itulah ada beberapa hal yang menyadarkan kita 
    semua bahwa diwilayah kita ini khususnya sangat kurang pengetahuan warganya tentang apa 
    yang harus dilakukan pada saat ada musibah seperti ini,sehingga akhirnya beberapa orang 
    yang terlibat dalam pengurusan jenazah itu bersama para tokoh agama serta tokoh masyarakat 
    yang ada berinisiatif setidaknya membentuk suatu wadah sebagai media belajar dan menjalin 
    silaturahmi.
    Mohon maaf kepada nama yg “tercatut” sebagai pelopor pendirian awal Majelis Taklim ini. 
    bukan bermaksud mengungkit ataupun mencoba membesar besarkan,namun ini perlu 
    diketahui sebagai fakta sejarah perjalanan kecil sebuah Majelis yang tentunya memiliki cikal bakal. 
    Mereka yang awalnya mendirikan majelis ini adalah sebagai berikut:
    1.      Bpk.Yose Thoriq yang saat itu sebagai ketua RT 01
    2.      Bpk.M.Naim ,Imam Masjid Al-Ikhlas
    3.      Bpk.M.Ahyani, Takmir Masjid Al - Ikhlas
    4.      Bpk. Muddatsir warga ahlul musibah pada saat itu,yang mana beliau inilah yang 
          sangat antusias mendorong berdirinya sebuah majelis.
    5.      Bpk.Anas Rifa’i cendikiawan muslim yang selalu siap dan senantiasa 
          mendampingi serta mendukung pembentkan & perjalanan Majelis ini.
    6.      Bpk.Hendra (no koment,tukang catat doang)
    Pada awalnya majelis yang dibentuk diberi nama “DARUL JANNAH’’ dengan maksud 
    agar kelak Jemaahnya nyaman dan senang berkumpul dan berbagi hal-hal yang 
    bermanfaat dimajelis. Awalnya nama Darul Jannah diasumsikan dengan pengertian 
    umum yaitu Taman Surga dan lingkup Majelis hanya di RT 01 RW 18,sehingga 
    lengkapnya kurang lebih sebagai berikut: MT.(Bapak-Bapak) “DARUL JANNAH’’ 
    RT.01 RW 18 Bukit Ayu Lestari .
    Kepengurusan awal adalah sebagai berikut :
    Ketua             : Bpk.Yose Thoriq
    Sekretaris        : Bpk.Hendra
    Bendahara       : Bpk.M.Ahyani
    Pada saat awal pendirian belum ada bidang-bidang yang lain,pengajian pertama dilakukan 
    dari rumah kerumah dengan tujuan agar antar warga saling mengenal dan aturan yg dipakai 
    adalah,tuan rumah  yang rumah dipakai buat cara pengajian TIDAK DIPERBOLEHKAN 
    menyediakan makanan berlebihan,terkecuali ada hajat khusus atau berbarengan dengan 
    penyeleggaraan hajat pribadi tersebut.
    Saat itu dana untuk konsumsi yang disediakan dari Majelis adalah sebesar Rp.28.000 atau 
    setara 2 kotak air minum gelas,sementara anggota majelis dikenakan iuran sebesar Rp.10.000
    setiap bulan saat pengajian dilaksanakan.
    Dukungan moril dan materiil dari luar saat itu datang dari Ki.Agus Harun,yang mana beliau 
    memberikan 40 buah Surah Yassin untuk keperluan pengajian,  beliau jg sangat antusias untuk membesarkan “Darul Jannah”.
    Lebih dari 2 tahun “Darul Jannah” terus berjalan dan Jemaah yang tercatat sekitar 30an,
    namun data kas yang terkumpul mencapai angka 4 jutaan,sehingga pada suatu moment 
    Muharram MT.Darul Jannah bisa memberikan santunan kepada anak yatim,walaupun secara 
    nilai nomimal tidak seberapa.
    Kegiatan pembelajaran fardhu kifayah juga terus diupayakan namun belum bisa optimal 
    hanya sebatas penyediaan perlengkapan penyelenggaraan jenazah,yaitu kain kapan dan 
    seluruh keperluan lainnya. Saat itu seluruh Jemaah majelis sepakat berprinsip perlangkapan 
    boleh dipakai oleh Jemaah anggota MT.”Darul Jannah” tanpa dipungut biaya dan 
    bahkan disertai pemberian dana ala kadarnya sesuai kondisi keuangan majelis saat itu.
    Namun itulah kenyataan,kain kafan sudah punya,sabun,minyak wangi,kapur barus dan 
    lain sebagainya sudah tersedia TAPI tidak ada anggota Majelis yang meninggal 
    ((wah horror nih,,tp fakta)) sehingga pada saat ada warga yang bukan anggota majelis 
    diperbolehkan menggunakan perlengkapan fardu kifayah milik majelis dengan penggantian 
    biaya sesuai kemampuan yang terkena musibah,seandainya tidak diganti juga tidak apa-apa 
    karena kita anggap itulah kemanfaatan dana jemaah yang terkumpul.
    Ƙ  BERGANTI NAMA MENJADI MERPATI
    Seiring perjalanan waktu dan keinginan kita semua untuk bisa lebih dekat dan menyatu dengan 
    masyarakat pola pengajian dan nama Majelis Taklim diganti menjadi “MERPATI’’ 
    yang mana kurang lebih maksudnya adalah MENJALIN SILATURAHMI 
    MENGGAPAI RIDHO ILAHI’’ dengan berganti nama pola pengajian juga berubah dari rumah 
    kerumah menjadi dilapangan terbuka atau fasum dengan maksud dan tujuan agar Jemaah 
    yang belum terlalu percaya diri bergabung bisa dan tetap mau datang kemajelis pada 
    saat pengajian walaupun tidak berkopiah dan tetap celana jean plus kaos,mindset kita saat itu 
    adalah sudah saatnya majelis/ulama menjemput jemaah jangan hanya berharap Jemaah 
    mendatangi majelis/ulama.
    Seiring pergantian nama MT.MERPATI dimajelis bapak-bapak,majelis taklim ibu-ibu juga berganti nama menjadi MERPATI dan pada saat inilah majelis taklim ibu-ibu bergerak lebih progressif,pembelajaran fardhu kifayah berjalan dan wadah fardhu kifayah dibawah naungan langsng Masjid Al Ikhlas terbentuk,sehingga MT.Merpati menyerahkan/menginfakkan seluruh perlengkapan fardu kifayah yang masih ada kepada masjid Al Ikhlas untuk selanjutnya dipergunakan sesuai dengan kebutuhan.
    Saat MT.MERPATI berdiri Jemaah dari blok Z ikut bergabung karena menurut mereka saat itu di blok Z mereka tidak bisa membangun komunitas disebabkan sedikitnya warga muslim diblok tersebut. Dan kepengurusan MT.MERPATI sedikit berubah dimana karena saat itu Bpk.M.Ahyani merasa terlalu banyak mengurus soal uang,maka Bendahara Majelis dimintakan bantuannya kepada Amrizal  yang mana setelah beberapa tahun kemudian beliau meminta digantikan dengan Bpk.Usman.
    Ƙ  BERGABUNG DAN MELEBUR MENJADI AL-IKHLAS

    Dalam perjalanan MT.MERPATI akhirnya melebur dan bersatu dibawah naungan Masjid Al Ikhlas,
    hal ini karena diminta oleh takmir Masjid Al – Ikhlas yaitu Bpk.M.Ahyani dikarenakan 
    sebelumnya sudah pernah didirikan Majelis Taklim yang sama namun tidak bisa bertahan ,
    yang mana saat awal didirikan jemaahnya banyak tetapi terus menurun,demi terus eksisnya 
    MT.AL Ikhlas dan kemajuan masjid Al-ikhlas serta kekuatan sayap Masjid yang lebih baik 
    maka pada malam Rabu 14 Oktober 2015 / 1 Muharram 1437 H, disatukanlah MT.MERPATI 
    dengan MT.AL – IKHLAS dengan nama “MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI’’
    Dimana didalam penyatuan ini secara resmi maupun lisan MT.Al – Ikhlas sebagai sayap 
    Masjid Al – Ikhlas selalu berkoordinasi   dengan pengurus dan Takmir Masjid Al – Ikhlas 
    apabila akan menyelenggarakan suatu acara, tidak ada suatu event besar yang boleh 
    menggunakan nama  MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI melainkan menggunakan nama 
    MASJID AL- IKHLAS BUKIT AYU LESTARI.
    Bukan bermaksud membatasi namun sebagai upaya agar nama 
    MASJID AL- IKHLAS BUKIT AYU LESTARI lebih dikenal dan lebih berwibawa .
    Demikian sejarah dan perjalanan singkat MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI.
    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu.

    No comments :

    Post a Comment