Assalamualaikum
wr.wb
Sekedar
merefresh dan mengingat kembali awal
cikal bakal serta perjalanan indah MT.AL
IKHLAS BUKIT AYU LESTARI,mungkin ada bnyak kisah dalam perjalanan ini yg tidak
termuat dengan berbagai macam alasan,bisa karena alasan etika,nama baik,pantas atau tidak
pantas ataupun alasan lain yg tidak tersebutkan.
IKHLAS BUKIT AYU LESTARI,mungkin ada bnyak kisah dalam perjalanan ini yg tidak
termuat dengan berbagai macam alasan,bisa karena alasan etika,nama baik,pantas atau tidak
pantas ataupun alasan lain yg tidak tersebutkan.
Kilas
balik perjalanan MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI ini didokumentasikan
hanya sebagai informasi dan diharapkan bisa menjadi pemacu semangat seluruh Jemaah
MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI agar lebih mencintai Majelis ini
serta bersatu padu mengembangkannya supaya bisa memberikan manfaat lebih banyak
bagi anggota dan masyarakat muslim yang ada di BUKIT AYU LESTARI dan sekitarnya.
hanya sebagai informasi dan diharapkan bisa menjadi pemacu semangat seluruh Jemaah
MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI agar lebih mencintai Majelis ini
serta bersatu padu mengembangkannya supaya bisa memberikan manfaat lebih banyak
bagi anggota dan masyarakat muslim yang ada di BUKIT AYU LESTARI dan sekitarnya.
Berikut
sejarah awal berdirinya MT.AL IKHLAS (Bapak- Bapak) BUKIT AYU LESTARI :
Ć LATAR
BELAKANG DAN SEJARAH AWAL
Berawal dari suatu musibah pada
tahun 2009 yang menimpa salah satu warga RT.01
RW 18 Bukit Ayu Lestari,yaitu salah seorang warga meninggal mendadak karena terjatuh
dikamar mandi dan diindikasikan oleh petugas medis sebagai serangan jantung.
RW 18 Bukit Ayu Lestari,yaitu salah seorang warga meninggal mendadak karena terjatuh
dikamar mandi dan diindikasikan oleh petugas medis sebagai serangan jantung.
Kejadian tersebut terjadi pada pagi
hari ,sehingga agak sulit untuk menemui siapa atau
minta tolong kepada siapa,seperti kita ketahui bersama masyarakat umum maupun tokoh
masyarakat & tokoh agama di Batam ini kalau pagi semua sedang sibuk. Namun begitu
pada waktunya semua urusan penyelenggaraan jenazah tetap terlaksana dengan baik.
minta tolong kepada siapa,seperti kita ketahui bersama masyarakat umum maupun tokoh
masyarakat & tokoh agama di Batam ini kalau pagi semua sedang sibuk. Namun begitu
pada waktunya semua urusan penyelenggaraan jenazah tetap terlaksana dengan baik.
Nah,pada saat sebelum penanganan
jenazah itulah ada beberapa hal yang menyadarkan kita
semua bahwa diwilayah kita ini khususnya sangat kurang pengetahuan warganya tentang apa
yang harus dilakukan pada saat ada musibah seperti ini,sehingga akhirnya beberapa orang
yang terlibat dalam pengurusan jenazah itu bersama para tokoh agama serta tokoh masyarakat
yang ada berinisiatif setidaknya membentuk suatu wadah sebagai media belajar dan menjalin
silaturahmi.
semua bahwa diwilayah kita ini khususnya sangat kurang pengetahuan warganya tentang apa
yang harus dilakukan pada saat ada musibah seperti ini,sehingga akhirnya beberapa orang
yang terlibat dalam pengurusan jenazah itu bersama para tokoh agama serta tokoh masyarakat
yang ada berinisiatif setidaknya membentuk suatu wadah sebagai media belajar dan menjalin
silaturahmi.
Mohon maaf kepada nama yg
“tercatut” sebagai pelopor pendirian awal Majelis Taklim ini.
bukan bermaksud mengungkit ataupun mencoba membesar besarkan,namun ini perlu
diketahui sebagai fakta sejarah perjalanan kecil sebuah Majelis yang tentunya memiliki cikal bakal.
Mereka yang awalnya mendirikan majelis ini adalah sebagai berikut:
bukan bermaksud mengungkit ataupun mencoba membesar besarkan,namun ini perlu
diketahui sebagai fakta sejarah perjalanan kecil sebuah Majelis yang tentunya memiliki cikal bakal.
Mereka yang awalnya mendirikan majelis ini adalah sebagai berikut:
1. Bpk.Yose
Thoriq yang saat itu sebagai ketua RT 01
2. Bpk.M.Naim
,Imam Masjid Al-Ikhlas
3. Bpk.M.Ahyani,
Takmir Masjid Al - Ikhlas
4. Bpk.
Muddatsir warga ahlul musibah pada saat itu,yang mana beliau inilah yang
sangat antusias mendorong berdirinya sebuah majelis.
sangat antusias mendorong berdirinya sebuah majelis.
5. Bpk.Anas
Rifa’i cendikiawan muslim yang selalu siap dan senantiasa
mendampingi serta mendukung pembentkan & perjalanan Majelis ini.
mendampingi serta mendukung pembentkan & perjalanan Majelis ini.
6. Bpk.Hendra
(no koment,tukang catat doang)
Pada awalnya majelis yang dibentuk
diberi nama “DARUL JANNAH’’ dengan maksud
agar kelak Jemaahnya nyaman dan senang berkumpul dan berbagi hal-hal yang
bermanfaat dimajelis. Awalnya nama Darul Jannah diasumsikan dengan pengertian
umum yaitu Taman Surga dan lingkup Majelis hanya di RT 01 RW 18,sehingga
lengkapnya kurang lebih sebagai berikut: MT.(Bapak-Bapak) “DARUL JANNAH’’
RT.01 RW 18 Bukit Ayu Lestari .
agar kelak Jemaahnya nyaman dan senang berkumpul dan berbagi hal-hal yang
bermanfaat dimajelis. Awalnya nama Darul Jannah diasumsikan dengan pengertian
umum yaitu Taman Surga dan lingkup Majelis hanya di RT 01 RW 18,sehingga
lengkapnya kurang lebih sebagai berikut: MT.(Bapak-Bapak) “DARUL JANNAH’’
RT.01 RW 18 Bukit Ayu Lestari .
Kepengurusan awal adalah sebagai
berikut :
Ketua : Bpk.Yose Thoriq
Sekretaris : Bpk.Hendra
Bendahara : Bpk.M.Ahyani
Pada saat awal pendirian belum ada
bidang-bidang yang lain,pengajian pertama dilakukan
dari rumah kerumah dengan tujuan agar antar warga saling mengenal dan aturan yg dipakai
adalah,tuan rumah yang rumah dipakai buat cara pengajian TIDAK DIPERBOLEHKAN
menyediakan makanan berlebihan,terkecuali ada hajat khusus atau berbarengan dengan
penyeleggaraan hajat pribadi tersebut.
dari rumah kerumah dengan tujuan agar antar warga saling mengenal dan aturan yg dipakai
adalah,tuan rumah yang rumah dipakai buat cara pengajian TIDAK DIPERBOLEHKAN
menyediakan makanan berlebihan,terkecuali ada hajat khusus atau berbarengan dengan
penyeleggaraan hajat pribadi tersebut.
Saat itu dana untuk konsumsi yang
disediakan dari Majelis adalah sebesar Rp.28.000 atau
setara 2 kotak air minum gelas,sementara anggota majelis dikenakan iuran sebesar Rp.10.000
setiap bulan saat pengajian dilaksanakan.
setara 2 kotak air minum gelas,sementara anggota majelis dikenakan iuran sebesar Rp.10.000
setiap bulan saat pengajian dilaksanakan.
Dukungan moril dan materiil dari
luar saat itu datang dari Ki.Agus Harun,yang mana beliau
memberikan 40 buah Surah Yassin untuk keperluan pengajian, beliau jg sangat antusias untuk membesarkan “Darul Jannah”.
memberikan 40 buah Surah Yassin untuk keperluan pengajian, beliau jg sangat antusias untuk membesarkan “Darul Jannah”.
Lebih dari 2 tahun “Darul Jannah”
terus berjalan dan Jemaah yang tercatat sekitar 30an,
namun data kas yang terkumpul mencapai angka 4 jutaan,sehingga pada suatu moment
Muharram MT.Darul Jannah bisa memberikan santunan kepada anak yatim,walaupun secara
nilai nomimal tidak seberapa.
namun data kas yang terkumpul mencapai angka 4 jutaan,sehingga pada suatu moment
Muharram MT.Darul Jannah bisa memberikan santunan kepada anak yatim,walaupun secara
nilai nomimal tidak seberapa.
Kegiatan pembelajaran fardhu
kifayah juga terus diupayakan namun belum bisa optimal
hanya sebatas penyediaan perlengkapan penyelenggaraan jenazah,yaitu kain kapan dan
seluruh keperluan lainnya. Saat itu seluruh Jemaah majelis sepakat berprinsip perlangkapan
boleh dipakai oleh Jemaah anggota MT.”Darul Jannah” tanpa dipungut biaya dan
bahkan disertai pemberian dana ala kadarnya sesuai kondisi keuangan majelis saat itu.
hanya sebatas penyediaan perlengkapan penyelenggaraan jenazah,yaitu kain kapan dan
seluruh keperluan lainnya. Saat itu seluruh Jemaah majelis sepakat berprinsip perlangkapan
boleh dipakai oleh Jemaah anggota MT.”Darul Jannah” tanpa dipungut biaya dan
bahkan disertai pemberian dana ala kadarnya sesuai kondisi keuangan majelis saat itu.
Namun itulah kenyataan,kain kafan
sudah punya,sabun,minyak wangi,kapur barus dan
lain sebagainya sudah tersedia TAPI tidak ada anggota Majelis yang meninggal
((wah horror nih,,tp fakta)) sehingga pada saat ada warga yang bukan anggota majelis
diperbolehkan menggunakan perlengkapan fardu kifayah milik majelis dengan penggantian
biaya sesuai kemampuan yang terkena musibah,seandainya tidak diganti juga tidak apa-apa
karena kita anggap itulah kemanfaatan dana jemaah yang terkumpul.
lain sebagainya sudah tersedia TAPI tidak ada anggota Majelis yang meninggal
((wah horror nih,,tp fakta)) sehingga pada saat ada warga yang bukan anggota majelis
diperbolehkan menggunakan perlengkapan fardu kifayah milik majelis dengan penggantian
biaya sesuai kemampuan yang terkena musibah,seandainya tidak diganti juga tidak apa-apa
karena kita anggap itulah kemanfaatan dana jemaah yang terkumpul.
Ć BERGANTI
NAMA MENJADI MERPATI
Seiring
perjalanan waktu dan keinginan kita semua untuk bisa lebih dekat dan menyatu
dengan
masyarakat pola pengajian dan nama Majelis Taklim diganti menjadi
“MERPATI’’
yang mana kurang lebih maksudnya adalah MENJALIN SILATURAHMI
MENGGAPAI RIDHO ILAHI’’ dengan berganti nama pola pengajian juga berubah dari rumah
kerumah menjadi dilapangan terbuka atau fasum dengan maksud dan tujuan agar Jemaah
yang belum terlalu percaya diri bergabung bisa dan tetap mau datang kemajelis pada
saat pengajian walaupun tidak berkopiah dan tetap celana jean plus kaos,mindset kita saat itu
adalah sudah saatnya majelis/ulama menjemput jemaah jangan hanya berharap Jemaah
mendatangi majelis/ulama.
yang mana kurang lebih maksudnya adalah MENJALIN SILATURAHMI
MENGGAPAI RIDHO ILAHI’’ dengan berganti nama pola pengajian juga berubah dari rumah
kerumah menjadi dilapangan terbuka atau fasum dengan maksud dan tujuan agar Jemaah
yang belum terlalu percaya diri bergabung bisa dan tetap mau datang kemajelis pada
saat pengajian walaupun tidak berkopiah dan tetap celana jean plus kaos,mindset kita saat itu
adalah sudah saatnya majelis/ulama menjemput jemaah jangan hanya berharap Jemaah
mendatangi majelis/ulama.
Seiring
pergantian nama MT.MERPATI dimajelis bapak-bapak,majelis taklim ibu-ibu juga
berganti nama menjadi MERPATI dan pada saat inilah majelis taklim ibu-ibu
bergerak lebih progressif,pembelajaran fardhu kifayah berjalan dan wadah fardhu
kifayah dibawah naungan langsng Masjid Al Ikhlas terbentuk,sehingga MT.Merpati
menyerahkan/menginfakkan seluruh perlengkapan fardu kifayah yang masih ada
kepada masjid Al Ikhlas untuk selanjutnya dipergunakan sesuai dengan kebutuhan.
Saat
MT.MERPATI berdiri Jemaah dari blok Z ikut bergabung karena menurut mereka saat
itu di blok Z mereka tidak bisa membangun komunitas disebabkan sedikitnya warga
muslim diblok tersebut. Dan kepengurusan MT.MERPATI sedikit berubah dimana
karena saat itu Bpk.M.Ahyani merasa terlalu banyak mengurus soal uang,maka
Bendahara Majelis dimintakan bantuannya kepada Amrizal yang mana setelah beberapa tahun kemudian
beliau meminta digantikan dengan Bpk.Usman.
Ć BERGABUNG
DAN MELEBUR MENJADI AL-IKHLAS
Dalam perjalanan MT.MERPATI akhirnya melebur dan bersatu dibawah naungan Masjid Al Ikhlas,
hal ini karena diminta oleh takmir Masjid Al – Ikhlas yaitu Bpk.M.Ahyani dikarenakan
sebelumnya sudah pernah didirikan Majelis Taklim yang sama namun tidak bisa bertahan ,
yang mana saat awal didirikan jemaahnya banyak tetapi terus menurun,demi terus eksisnya
MT.AL Ikhlas dan kemajuan masjid Al-ikhlas serta kekuatan sayap Masjid yang lebih baik
maka pada malam Rabu 14 Oktober 2015 / 1 Muharram 1437 H, disatukanlah MT.MERPATI
dengan MT.AL – IKHLAS dengan nama “MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI’’
Dimana
didalam penyatuan ini secara resmi maupun lisan MT.Al – Ikhlas sebagai sayap
Masjid Al – Ikhlas selalu berkoordinasi dengan pengurus dan Takmir Masjid Al – Ikhlas
apabila akan menyelenggarakan suatu acara, tidak ada suatu event besar yang boleh
menggunakan nama MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI melainkan menggunakan nama
MASJID AL- IKHLAS BUKIT AYU LESTARI.
Masjid Al – Ikhlas selalu berkoordinasi dengan pengurus dan Takmir Masjid Al – Ikhlas
apabila akan menyelenggarakan suatu acara, tidak ada suatu event besar yang boleh
menggunakan nama MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI melainkan menggunakan nama
MASJID AL- IKHLAS BUKIT AYU LESTARI.
Bukan
bermaksud membatasi namun sebagai upaya agar nama
MASJID AL- IKHLAS BUKIT AYU LESTARI lebih dikenal dan lebih berwibawa .
MASJID AL- IKHLAS BUKIT AYU LESTARI lebih dikenal dan lebih berwibawa .
Demikian
sejarah dan perjalanan singkat MT.AL IKHLAS BUKIT AYU LESTARI.
Wassalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuhu.

No comments :
Post a Comment